peluang usaha kacang mete wonogiri
Peluang usaha pengolahan kacang mete di Wonogiri masih terbuka karena bahan baku untuk usaha pengolahan mete relatif mudah didapat. Produksi mete sangat dipengaruhi oleh perubahan musim panen, yang menyebabkan hasil produksi jambu mete berfluktuasi. Luas areal perkebunan mete pada tahun 1990 adalah 275.221 ha, dengan luas areal perkebunan swasta yang dimiliki oleh perusahaan sebesar 9.209 ha dan volume produksi 616 ton. Luas lahan perkebunan rakyat hanya 490,75 ha dengan volume produksi 79,04 ton
.Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu sentra produksi kacang mete di Indonesia, dengan luas areal perkebunan mete yang dimiliki oleh perusahaan swasta mencapai 9.209 ha dan volume produksi 616 ton. Luas lahan perkebunan rakyat hanya 490,75 ha dengan volume produksi 79,04 ton. Pada tahun 1999, luas areal perkebunan mete yang dimiliki oleh perusahaan swasta adalah 9.209 ha dengan volume produksi 616 ton. Luas lahan perkebunan rakyat hanya 490,75 ha dengan volume produksi 79,04 ton.Peluang usaha pengolahan kacang mete di Wonogiri juga terbuka karena bahan baku untuk usaha pengolahan mete relatif mudah didapat. Produksi mete sangat dipengaruhi oleh perubahan musim panen, yang menyebabkan hasil produksi jambu mete berfluktuasi. Luas areal perkebunan mete pada tahun 1990 adalah 275.221 ha, dengan luas areal perkebunan swasta yang dimiliki oleh perusahaan sebesar 9.209 ha dan volume produksi 616 ton. Luas lahan perkebunan rakyat hanya 490,75 ha dengan volume produksi 79,04 ton.Kabupaten Wonogiri juga memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi kacang mete, terutama dengan penggunaan teknologi modern yang dapat meningkatkan hasil produksi dan menghemat biaya operasional. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga dapat menekan biaya operasional. Gambar 4.4Alur Proses Produksi Kacang Mete Sumber: Suhadi (2007:26), dalam buku „Budidaya Jambu Mete‟.
Comments
Post a Comment